
Hari ini saya awali dengan melihat kabut asap pekat dari jendela kamar, beberapa waktu ini kota kecil ini jadi sarang buat asap asap hasil kebakaran lahan akibat musim kemarau, tiap tahun selalu begini, dan saya selalu merindukan masa masa seperti ini, pengganti salju buat saya, maybe…
Tapi sebenarnya saya lebih rindu hujan, menikmati aroma tanah saat butir butir air hujan jatuh, I still waiting for a rainy day..
Pagi ini, saya pergi ke kantor jam 08.23 am, sampai kantor saya harus langsung pergi lagi ke lokasi buka bersama di Lokalisasi yang jauhnya 12 km dari kantor saya, lokasi buka bersama adalah satu satunya masjid yang ada di Lokalisasi itu, jangan tanya keadaannya, karena saya miris melihat banyak nya sampah dimana mana, pagar masjidnya saja sudah retak retak, bedugnya pun tidak layak pakai karena kulitnya robek, mungkin karena masjid ini berada di lokalisasi maka keadaannya tidak terurus, karena masyarakat sekitarnya lebih peduli pada kegiatan duniawi, maklumlah karena ini Lokalisasi, ada baiknya juga ternyata ide buka puasa di daerah ini, setidaknya mengingatkan kalau masjid ini ada di antara komplek mereka.. sampai sana kita yang datang malah disuguhi kopi, mereka benar benar lupa kalau bulan ini bulan Ramadhan, saatnya berpuasa, sedihnya…
Sekembalinya dari lokalisasi saya kembali mengerjakan arsip arsip bulanan saya, ada beberapa rupiah yang tidak tepat anggarannya, hmm,,, kali ini saya harus memutar otak untuk mengakali angka angka ini lagi, akhirnya setelah berkutat setengah jam dari jam pulang kantor, saya memutuskan untuk menyudahi pekerjaan saya, tidak cukup kuat untuk bertahan sampai sore sendirian, dan akhirnya saya pulang..
Welcome home,
Bangun di setengah jam sebelum berbuka, niat mengungsi berbuka terhenti karena vario saya ban depan nya bocor, SIAL! Tidak jadi berbuka dengan yang manis, akhirnya berbuka dengan aer putih dingin, cukup.
Akhirnya berkegiatan dengan YM an bersama Baby, Miss Her so much, til I write diz blog..


No comments:
Post a Comment